Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Surat Makkiyah dan Surat Madaniyah

Dalam pembahasan istilah surat Makkiyah dan Madaniyah, ahlul ilmi terbagi menjadi tiga pendapat : Pertama, Surah Makkiyah adalah yang turun sebelum hijrah Rasulullah ke Madinah. Adapun surah Madaniyah adalah yang turun setelahnya, baik yang turun di Mekkah atau di Madinah, saat tahun fathu makkah atau tahun haji wada' atau yang turun dalam perjalanan-perjalanan. Diriwayatkan Usman ibn Sa'ad ar Razi dengan sanadnya ke Yahya ibn Sallam ia berkata "Apa yang turun di Mekkah dan apa yang turun di jalan menuju Madinah namun belum sampai ke Madinah, maka itu adalah Makkiyah. Adapun yang turun dalam perjalanannya Rasulullah setelah tiba di Madinah maka ia Madaniyah." Kedua,  Surah Makkiyah adalah surah yang turun di Mekkah walau setelah hijrah Rasulullah dan Madaniyah adalah yang turun di Madinah. Diriwayatkan At Thabrani dalam " Al Kabir" dari periwayatan Tharib Walid ibn Muslim dari Ufair ibn Ma'dan dari ibnu Amir dari Abu Umamah, ia berkata, ...

Ka’bah dan Iman

Ka’bah dan Iman (Oleh : Ibnu Ahmad Harahap)           Sangat mendalam pesan yang ditinggalkan oleh Fudhail ibn Iyadh radiyallahu’anhu dalam salah satu perkataannya, “Betapa banyak yang berthawaf di rumah ini (Masjidil Haram) akan tetapi selain mereka lebih baik darinya dan lebih banyak mendapat ganjaran dari mereka yang berthawaf.” (Imam Nawawi, Bustanul Arifin diriwayatkan dari Imam Syafi’I rahimahumallah )           Ka’bah yang menjadi syiar dari kegiatan umrah dan haji, juga menjadi kiblat umat muslim di seluruh dunia. Lima waktu dalam sehari semalam umat Muslim menghadap ke arahnya, mereka yang ada di pedalaman hutan ataupun tinggal di perkampungan yang asri atau juga mereka yang hidup di tengah keramaian kota.           Dewasa ini di tengah berkembangannya tekhnologi, muncul satu dampak buruk bagi umat Muslim, terkhusus pada mereka yang p...

BIOGRAFI BUYA HAMKA

         Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan HAMKA adalah seorang ulama, sastrawan, sejarawan, dan juga politikus yang sangat terkenal di Indonesia. Buya HAMKA juga seorang pembelajar yang otodidak dalam bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Hamka pernah ditunjuk sebagai menteri agama dan juga aktif dalam perpolitikan Indonesia. Hamka lahir di desa kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat, 17 Februari 1908 dan meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981 pada umur 73 tahun. Hamka juga diberikan sebutan Buya, yaitu panggilan buat orang Minangkabau yang berasal dari kata abi, abuya dalam bahasa Arab, yang berarti ayahku, atau seseorang yang dihormati. Ayahnya adalah Syekh Abdul Karim bin Amrullah, yang dikenal sebagai Haji Rasul, yang merupakan pelopor Gerakan Islah (tajdid) di Minangkabau, sekembalinya dari Makkah pada tahun 1906. Beliau dibesarkan dalam tradis...