Pertama,
Surah Makkiyah adalah yang turun sebelum hijrah Rasulullah ke Madinah. Adapun surah Madaniyah adalah yang turun setelahnya, baik yang turun di Mekkah atau di Madinah, saat tahun fathu makkah atau tahun haji wada' atau yang turun dalam perjalanan-perjalanan.
Diriwayatkan Usman ibn Sa'ad ar Razi dengan sanadnya ke Yahya ibn Sallam ia berkata "Apa yang turun di Mekkah dan apa yang turun di jalan menuju Madinah namun belum sampai ke Madinah, maka itu adalah Makkiyah. Adapun yang turun dalam perjalanannya Rasulullah setelah tiba di Madinah maka ia Madaniyah."
Kedua,
Surah Makkiyah adalah surah yang turun di Mekkah walau setelah hijrah Rasulullah dan Madaniyah adalah yang turun di Madinah. Diriwayatkan At Thabrani dalam " Al Kabir" dari periwayatan Tharib Walid ibn Muslim dari Ufair ibn Ma'dan dari ibnu Amir dari Abu Umamah, ia berkata, Rasulullah bersabda " Al Qur'an diturunkan di tiga tempat : Mekkah, Madinah dan Syam" (Sanadnya Dhoif menurut syekh Syu'aib Al Arnauth)
Ketiga,
Surah Makkiyah adalah surah yang ditujukan untuk penduduk Mekkah dan Madaniyah adalah apa yang ditujukan untuk penduduk Madinah.
Istidlal mereka adalah perkataan Ibnu Mas'ud dalam shahi Bukhari, "Demi Allah yang tiada sekutu baginya, tidaklah turun satu ayat dari Kitabullah (Al Qur'an) kecuali aku tahu pada siapa ia diturunkan dan dimana diturunkan."
---------
Penutup
Al Qadhi Abu Bakr dalam kitabnya 'Al Intishar' menyebutkan "Dikembalikan dalam memahami Makkiyah atau Madaniyah kepada hafalan para sahabat dan Tabi'in. Sesungguhnya tidak ada disebutkan dari Rasulullah tentang itu, karena ia tidak memerintahkan untuk itu dan Allah juga tidak menjadikan ilmu itu sebagai kewajiban umat. Adapun yang wajib bagi sebagian ahlul ilmi adalah mengetahui sejarah 'nasikh wal mansukh' dan itu dapat diketahui walah tanpa adanya nash dari Rasulullah.
Wallahu'alam
(Diterjemahkan dari Kitab 'Al Itqan fii ulumil qur'an karya Imam Jalaluddin As Suyuthi)Dalam

Komentar
Posting Komentar