Langsung ke konten utama

DIMANA KAMI DARI MEREKA?









Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Imam Malik berdiri di tenagh teriknya panas matahari hanya untuk
Menunggu gurunya Nafi’ keluar dan mengajarkannya satu Hadist Rasulullah.
Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Imam Syafi’I menulis di atas tulang-belulang
Karena tidak sanggup membeli kertas.
Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Imam Ahmad berjalan kaki dari Baghdad menyusuri negeri-negeri asing
Untuk berguru pada ahli hadist dan ulama-ulama dunia.
Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Imam Bukhari berjalan berpuluh-puluh kilo untuk mencari hadist dan mengumpulkannya.
Kemudian ia tawakkalkan dengan memanjatkan pinta di shalat dua raka’at pada setiap
Menuliskan hadist Rasulullah di ‘shahihnya’
Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Imam Muslim an Nisaburi menghabiskan malamnya untuk
mencari hadist yang ia tidak ketahui.
Hingga ia lupa menuangkan air ke tenggorongkannya
setelah ia menelan kurma di saat makan malamnya.

Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Ibnu Hajar menuliskan Fathul Bari nya selama 32 tahun lamanya.
Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Ibnu Duraid menjual bukunya ‘jamarah’ yang ia tulis
Selama 60 tahun hanya karena hajat menafkahi keluarganya.
Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?
Mereka jaga agama ini untuk kami. Namun kami dimana untuk mereka?
Ya Rabb..
Bahkan untuk mendengar namanya kami menolak.
Bahkan untuk mencari tahu sosok mereka kami enggan.
Bahkan untuk membaca karya-karya mereka kami arahkan 1001 alasan.
Ya Rabb..
Dimana kami dari mereka?

Wallahu’alam bis shawab

Madinah, 02 Dzulhijjah 1437 H

Komentar